Cara Mengobati Osteoporosis

cara mengobati osteoporosis

Cara Mengobati Osteoporosis » Menurut Prof. Dr. Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. Kolagen merupakan pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah. Sebaliknya, bila tanpa kalsium, tulang makin kenyal seperti karet. untuk pemesanan klik disini

Glukosamin adalah komponen dasar dalam kartilage di persendian. Kartilage terdiri dari sejumlah serat protein kolagen. Teripang kaya senyawa glukosamin. Selain itu kondroitin sulfat juga terdapat dalam teripang Senyawa itu memperkokoh tulang dan mencegah pengeroposan sendi pembuat radang. Senyawa denaturasi protein itu membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang terkikis akibat kecelakaan, benturan. dan kelebihan bobot badan. Persis seperti tulang Sintawati yang kini kokoh menopang hari-harinya.(Faiz Yajri)

Pengobatan terhadap osteoporosis terdiri atas dua tindakan, yaitu umum dan pengobatan spesifik. Untuk tindakan umum pengobatan osteoporosis yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang berkalsium tinggi, selain bila perlu dengan memberikan vitamin D 400 IU per hari karena kekurangan cahaya matahari.

Simak kisah nyata keajaiban jelly gamat sembuhakn penyakit osteoporosis klik disini

Selain pengobatan ternyata dari faktor makanan sangat berpengaruh,berikut conoh beberapa makanan yang bagus untuk penderita osteoporosis.

Berikut Beberapa Makanan Sumber Kalsium Untuk Osteoporosis. (sumber: Buku resep tumbuhan obat untuk penderita osteoporosis, Dr. Setiawan Dalimartha, Penerbit Swadaya).

  1. Teri tawar kering
  2. Udang kering ukuran kecil
  3. Teri nasi kering
  4. Udang rebon segar
  5. Teri segar
  6. Jamur kuping kering
  7. Kepiting
  8. Susu sapi segar.Susu merupakan sumber utama kalsium serta vitamin D. Untuk menjaga kesehatan tubuh, minumlah susu yang rendah lemak agar kebutuhan kalsium terpenuhi tanpa perlu kawatir tubuh Anda akan menjadi gemuk. Anda pun bisa mendapatkan asupan kalsium dari produk-produk olahan susu seperti keju, es krim dan lain-lain.
  9. Udang segar
  10. Kerang
  11. Tempe
  12. Kacang hija.uJenis kacang-kacangan seperti biji labu, almond dan kacang tanah kaya akan magnesium yang membantu pembentukan kalsium. Walnut, kaya akan asam lemak omega-3 dan alphalinoleic acid yang membantu menguatkan tulang.
  13. Tahu
  14. Yogurt
  15. Wortel.Wortel kaya akan alpha-carotene, beta carotene dan betacryptoxanthin yang baik untuk mempertahankan kekuatan tulang. Cuci bersih buah wortel dan makanlah dalam keadaan masih mentah. Wortel mentah punya manfaat lebih baik bila dibandingkan yang sudah dimasak matang. Anda juga dapat mengonsumsi wortel sebagai campuran salad.

Inilah Makanan Penyebab Osteoporosis Dini

Selain menopang tubuh, tulang juga berfungsi sebagai tempat menyimpan mineral tubuh yang penting. Karenanya tulang harus dijaga, salah satunya dengan memperhatikan asupan makanan.
Makanan yang tinggi kalsium dibutuhkan untuk meningkatkan kepadatan tulang, tetapi ada beberapa jenis makanan dan minuman yang harus dihindari karena mempercepat kerapuhan tulang dengan cara melepaskan mineral. Apa saja makanan tersebut?

1. Soft drinks
Minuman berkarbonasi mengandung asam fosfat yang akan meningkatkan laju pengeluaran kalsium melalui urin. Ditambah lagi, sebagian besar penyuka minuman soda pada umumnya menghindari minuman yang kaya kalsium seperti susu.

2. Garam
Garam, atau lebih khusus natrium, menyebabkan hilangnya kalsium dan perlahan-lahan mengurangi kepadatan tulang. Menurut para ahli, Anda akan kehilangan sekitar 40 miligram kalsium dalam urin untuk setiap 2.300 miligram natrium, jumlah sodium yang harus dipenuhi dalam sehari.

Dalam sebuah penelitian terhadap wanita menopause ditemukan bahwa wanita yang menjalani diet tinggi natrium kehilangan mineral tulang yang lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Perlu diwaspadai bahwa garam juga muncul dalam hampir semua makanan olahan seperti roti gandum, sosis, sereal dan makanan cepat saji yang mengandung 75 persen dari total konsumsi natrium harian.

3. Kafein
Kafein juga memiliki efek meningkatkan pengeluaran kalsium tulang. Selain kopi, cukup banyak makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi, misalnya minuman energi (sekitar 80 mg per kaleng). Persoalan bertambah berat karena kafein memiliki efek kecanduan sehingga agak sulit untuk beralih pada pilihan yang lebih sehat.

4. Alkohol
Penelitian menunjukkan bahwa asupan alkohol yang berlebihan mempengaruhi kesehatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis di kemudian hari. Konsumsi alkohol berlebihan akan mengganggu kerja pankreas dan penyerapan kalsium serta vitamin D.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa alkohol menurunkan hormon estrogen pada wanita dan dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur. Penurunan kadar estrogen akan memicu proses remodeling atau pembentukan kembali tulang.

5. Vitamin A
Vitamin A yang ditemukan dalam telur, hati dan susu mengandung lemak sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh dan penglihatan. Tetapi sebuah penelitian yang diterbitkan di The New England Journal of Medicine menemukan bahwa asupan vitamin A yang berlebihan dapat meningkatkan risiko patah tulang sebanyak tujuh kali, terutama mereka yang mengonsumsi suplemen vitamin A. Meski begitu vitamin A dalam dosis kecil tetap penting bagi tubuh.

6. Trans fat
Penelitian menunjukkan bahwa vitamin k akan hancur ketika minyak sayur cair diubah menjadi minyak padat dengan proses hidrogenasi. Vitamin K diperlukan untuk penyerapan kalsium dan tulang yang kuat. Ia bisa didapatkan dari sayuran berdaun hijau dan minyak nabati seperti minyak kanola dan zaitun. (M05-11)

sumber

kata pencarian :
cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis , cara mengobati osteoporosis ,
 

Cara mengobati Osteoporosis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation