Makanan Yang Dilarang Bagi Penderita Asma
Makanan Berbahaya untuk Asma

Penyakit Asma
Menjauh dari makanan yang dipantangkan adalah langkah pencegahan agar penyakit yang diderita tak sering-sering kambuh yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari
- Hindari makanan yang menyebabkan produksi lendir berlebih seperti gula putih, tepung putih, roti putih dan coklat.
- Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang-kacangan, kedelai dan kacang tanah,
- makanan yang mengandung sulfida seperti acar, sayuran dan buah-buahan kering, dan udang
makanan sehat untuk penderita asma sebaiknya memperbanyak asupan yang dapat membantu mengurangi gejala-gejala asma, seperti sayur-sayuran diantaranya buah Manggis, buah-buahan, dan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa makanan kaya lemak tak baik buat kesehatan, dan studi terbaru menyebutkan makanan berlemak itu juga dapat mempengaruhi fungsi paru.
Hal itu didasarkan pada sebuah penelitian oleh sejumlah pakar dari Australia yang menganalisis mereka yang mengidap asma sebelum dan setelah mengonsumsi makanan kaya lemak. Dari situ diketahui bahwa makanan berlemak tinggi meningkatkan peradangan dan menurunkan fungsi paru.
“Ini merupakan studi pertama yang mengamati efek dari makanan kaya lemak terhadap peradangan pada saluran pernapasan. Hasil temuan awal kami menunjukkan empat jam setelah mengonsumsi makanan tak sehat, dan mereka yang makan makanan kaya lemak semakin parah peradangannya. Mereka juga memiliki respons tak bagus terhadap pengobatan asma,” kata penulis studi, Lisa Wood, lektor ilmu biomedis dan farmasi di Hunter Medical Research Institute, New Lambton, Australia.
Ia menambahkan, jika temuan ini dapat dikonfirmasikan melalui penelitian lanjutan, diharapkan muncul strategi baru untuk mengurangi konsumsi diet lemak dalam upaya menjaga asma tak semakin parah.
Selama beberapa dasawarsa terakhir, prevalensi asma semakin meningkat, dan salah satu faktor yang memicu peningkatan itu adalah semakin meluasnya konsumsi makanan cepat saji ala Barat yang berkadar lemak tinggi.
Makanan kaya lemak dapat mengaktifkan respons imun dan menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, namun dampak spesifik terhadap saluran pernapasan belum pernah diteliti sebelumnya.
Dalam studi itu, Wood dan kawan-kawan melibatkan 30 orang yang tidak mengalami obesitas tapi mengidap asma, serta 16 orang dewasa yang obesitas. Untuk mereka yang non-obesitas diminta secara acak untuk mengonsumsi makanan kaya lemak dan rendah lemak. Sedangkan kelompok obesitas seluruhnya diberi makanan kaya lemak.
Makanan kaya lemak yang antara lain berupa hamburger itu mengandung sekitar 1.000 kalori dan 60 gram lemak. Itu artinya sekitar 50% makanan itu berasal dari lemak. Makanan yang normal harus mengandung tak lebih dari 25% hingga 35% kalori yang berasal dari lemak, demikian anjuran dari American Heart Association.
Untuk makanan rendah lemak terdiri atas yogurt rendah lemak. Makanan ini mengandung 200 kalori dan 13% lemak.Sampel sputum dikumpulkan pada awal studi dan empat jam setelah makan. Selain itu, fungsi paru diamati baik pada awal penelitian dan empat jam setelah makan.
Tim peneliti menemukan penanda peradangan saluran napasmeningkat secara signifikan pada kelompok yang mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Mereka juga menemukan fungsi jantungterpengaruh oleh asupan makanan kaya lemak tersebut. Dan pasien asma yang mengonsumsi makanan kaya lemak dan kemudian menghirup obat asma, hanya mengalami perbaikan sekitar 1% pada fungsi paru mereka. Dan mereka yang mengonsumsi makanan rendah lemak mengalami perbaikan fungsi paru sebesar 4,5% setelah menggunakan obat hirup asma.
“Masih perlu studi lanjutan untuk memahami relevansi klinis dari observasi ini,” ujar Wood.
Wood mengatakan tim peneliti belum memahami dengan pasti mengapa tubuh sepertinya merespons makanan kaya lemak, namun sistem imun mungkin mengenali lemak jenuh sebagai patogen yang menyerang tubuh, yang menyebabkan peradangan.
Selain itu, tim peneliti juga belum tahu seberapa lama dampak mengonsumsi makanan berlemak tinggi ini akan berakhir. Tapi sepertinya jika seseorang mengonsumsi makanan kaya lemak setiap hari, mereka mungkin saja mengalami efek-efek ini selama beberapa jam dalam sehari.
sumber http://www.go4healthylife.com/articles/1417/1/Makanan-Berlemak-Tinggi-Picu-Asma/Page1.htmlMakanan Sehat Penderita Asma
GAMAT / TERIPANG AKHIRI DERITA STROKE DAN ASMA
Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiata Teripang / Gamat
Edisi: Jumat, 05 Mei 2006 11:38:29
Arif Gunawan tak pernah menyadari kesibukannya bekerja membuat otot-otot leher menegang. Saraf semakin lelah ketika bertubi-tubi permasalahan harus diselesaikan. Ditambah lagi pola hidupnya semakin tidak teratur. Ia mengenyampingkan olahraga, waktu tidur berkurang, dan menyantap semua makanan tanpa pandang bulu. Keteledoran itu mendapat ganjaran pada Desember 2002: Arif terjatuh saat mengikuti rapat perusahaan.
Ia langsung dilarikan ke rumahsakit terdekat di Kemayoran, Jakarta Pusat. Betapa kagetnya Arif ketika ahli medis mendiagnosis dirinya mengidap Diabetes mellitus. Kadar gula darahnya mencapai 300 mg/dl. Bahkan, hasil pemeriksaan juga menunjukkan tekanan darah pria berusia 64 tahun itu mencapai 210/110 mmHg.
Padahal batas normal 130/90 mmHg. Tekanan darah tinggi membuat Arif terserang stroke iskemik alias penyumbatan darah ke otak. Stroke iskemik menyebabkan suatu jaringan mati karena 80% aliran darah tersumbat.
Stroke kambuh
Rawat inap selama 10 hari terpaksa dijalani. Demi mempercepat kesembuhan, Arif rutin melakukan terapi serta mengasup beragam obat kimia. Sayang, hasilnya tidak maksimal. Tekanan darah, contohnya, hanya turun paling rendah 160/110 mmHg, dan melonjak lagi jika lupa meminum obat. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ayah 3 putra itu tak bisa menolak asupan obat dokter. Risiko kuping kerap berdengung?penyebab keseimbangan berkurang dan sulit berdiri tegak?harus diterimanya.
Namun, lama-kelamaan Arif bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual dan lemas itu. Akhirnya ia memilih herbal cina yang disodorkan temannya. Sembuhkah setelah mengkonsumsi herbal? Seminggu mengasup herbal, justru stroke kembali datang yang ketiga kalinya. Yang diserang pusat saraf bagian kanan sehingga seluruh organ sebelah kiri tak dapat digerakkan. Petaka itu memaksa Arif mengundurkan diri dari pekerjaan yang digelutinya sejak 1977.
Gamat / teripang penyelamat
Setahun lebih ia hanya terbaring di tempat tidur. ?Berjalan pun harus menggunakan tongkat dengan kaki terseokseok,? papar Arif. Pada Maret 2006, hobiis anjing pomeranian itu membaca artikel majalah Trubus tentang manfaat teripang mengatasi stroke. Ia langsung membeli dan rutin mengkonsumsinya 3 kali sehari masing-masing 2 sendok makan.
Dua hari meminum gamat?sebutan teripang di Malaysia?tidurnya nyenyak. Pengidap darah tinggi kerap pusing dan sulit tidur. Badannya kembali bertenaga dan organ tubuh yang semula tak bisa digerakkan, kembali berfungsi. Bahkan 4 hari kemudian ia sanggup berjalan normal. Lantas, pria berkacamata tebal itu memeriksakan diri ke dokter atas perubahan dirinya. Hasilnya mencengangkan. Gula darah turun menjadi 125 mg/dl dari 311 mg/dl, setelah sebulan rutin mengkonsumsi teripang. Tekanan darah pun kembali normal 130/80 mmHg.
Yang juga terbebas dari derita penyakit berkepanjangan adalah Mosis Nurahman di Bandung, Jawa Barat. Sejak lahir ia mengidap asma. Itu diketahui ketika usianya 15 hari. Mosis kecil kerap batuk dengan suara nyaring tanpa mengeluarkan dahak. Ketika usia 6 bulan ia mengalami demam tinggi disertai sesak napas. ?Kata ibu, mirip suara kucing,? tutur pria 13 tahun itu. Hingga berusia 11 tahun, ia rutin menjalani perawatan rumahsakit.
Saat menginjak usia 12 tahun, Mosis mulai mengasup gamat 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan sesuai anjuran ibunya. Perubahan terlihat seminggu kemudian, Mosis mampu mandi air dingin. Penderita asma kerap sesak dada lantaran sulit bernapas disertai pembengkakan amandel saat kedinginan. Selama setahun mengkonsumsi gamat, kondisi tubuh Mosis semakin sehat. Kini ia tak pernah lagi berobat ke rumahsakit, karena asma sudah hilang dari tubuhnya.
Gamat / Teripang Mujarab
Khasiat hewan laut filum Echinodermata itu telah dikenal berbagai bangsa di dunia sejak lama. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), teripang memiliki kandungan gizi lengkap. Antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semua bersatu-padu membangun kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
?Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit,? kata dr Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Dalam tubuh manusia regenerasi sel tetap berlangsung. Sel-sel pankreas yang rusak pada pengidap diabetes diperbaharui oleh antioksidan teripang. Kesembuhan penyakit gula juga berkat kehadiran mineral kromium pemacu kinerja insulin. Mineral ini berkerja dengan cara menyerap glukosa yang berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat.
Zury Azreen bin Azizul Rahman dari Sekolah Ilmu Kesehatan Malaysia menemukan, teripang memiliki efek sedatif dan analgesik penurun tekanan darah pengidap hipertensi. Selama ini obat-obatan kimia penenang dan penahan rasa sakit berefek merusak saluran pernapasan, ginjal, dan hati.
Di lain tempat, Subhuti Dharmananda, PhD dari Institut Pengobatan Tradisional Portland, Amerika Serikat mengungkap teripang mengandung asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim itu memacu kerusakan saluran pernapasan penyebab asma. Menurutnya, kandungan nutrisi lengkap menyebabkan ginseng dasar laut itu menjadi suplemen mujarab. Oleh karena itu, bukan tak mungkin gamat menjadi tumpuan para penderita penyakit stroke dan asma menahun yang merindukan kesembuhan. (Vina Fitriani)*
Incoming search terms:
- makanan yang dilarang untuk penderita asma
- makanan sehat untuk penderita asma
- makanan yang dilarang bagi penderita asma
- gejala asma
- makanan untuk penderita asma
- makanan pencegah asma
- buah untuk penyakit asma
- makanan yang baik untuk penderita asma
- makanan yang dilarang untuk penyakit asma
- obat mengi













