Pantangan Makanan Penyakit Thalasemia
Pantangan Makanan Penyakit Thalasemia harus diketahui oleh para penderita penyakit ini , karena penyakit kelainan darah kelainan darah bersifat genetik. Kerusakan DNA tersebut menyebabkan tidak optimalnya produksi sel darah merah penderitanya serta mudah rusak sehingga kerap menyebabkan anemia.
Penyakit ini merupakan penyakit turunan. Jika suami atau istri membawa sifat (carrier) thalasemia, maka 25% anak mereka memiliki kemungkinan menderita thalasemia. Karena itu, ketika sang istri mengandung, disarankan untuk melakukan tes darah di laboratorium untuk mengetahui janinnya mengidap thalesma atau tidak. Jika janin positif terkena thalesma maka di kemudian hari memerlukan transfusi darah secara rutin selama hidupnya.
Akibat terburuk penderita bisa meninggal dunia akibat penimbunan zat besi pada organ jantung. Walau penimbunan zat besi akibat transfusi darah terjadi di berbagai organ namun karena jantung mempunyai daya kompensasi yang kurang di banding organ lain, maka banyak penderita thalasemia meninggal karena komplikasi jantung.
Pantangan Makanan PEnyakit Thalasemia
Penderita thalassemia berpotensi mengalami penumpukan zat besi yang berbahaya bagi kesehatan tubuhnya. Padahal, zat besi yang berlebih bisa menyebabkan keracunan bagi tubuhnya. Oleh karena itu, makanan yang kadar kandungan zat besinya tinggi harus mereka hindari. Oleh para dokter, para penderita thalassemia biasanya diminta menjalankan diet zat besi.
Karena itu, cukup banyak makanan yang harus dipantang oleh mereka. Makanan pantangan itu antara lain daging berwarna merah, hati, ginjal, sayur-mayur berwarna hijau, roti, gandum, alkohol, serta telur ayam dan telur bebek.
Namun, tak semua makanan yang punya kandungan zat besi tak boleh dimakan. Kandungan besi pada batas moderat masih bisa dikonsumsi oleh para penderita thalassemia. Misalnya, daging yang berwarna putih seperti daging ayam dan babi. Begitu pula dengan sayur-mayur berwarna cerah seperti sawi dan kol. Makanan yang mengandung zat besi rendah antara lain nasi dan mi, roti, biskuit, serta umbi-umbian (root vegetables) seperti wortel, labu, bengkoang,dan lobak.
Segala macam ikan juga mengandung protein yang tinggi namun punya zat besi rendah, sehingga bisa masuk daftar menu harian. Begitu juga dengan susu, keju, dan buah-buahan. Tapi tidak demikian halnya dengan buah kering yang punya kadar zat besi telah jauh melebihi batas normal zat besi yang seharusnya.
Penderita thalassemia umumnya memiliki kadar hemoglobin yang sangat rendah. Itulah sebabnya, transfusi darah untuk mendongkrak hemoglobin wajib ditempuh. Jika belum sampai pada kesimpulan itu, para dokter menyarankan penderita rutin diberi kacang merah.
Di sini, penderita atau orang tua harus kreatif. Banyak ragam resep agar makanan berbahan kacang merah menarik bagi pasien. Sebab, pada anak-anak yang punya penyakit ini cenderung susah dan malas makan. Makanya, tak sedikit anak thalessemia punya berat badan di bawah ukuran normalnya.
Pada penderita thalessemia, buah-buahan serta sayur-sayuran yang mengandung asam folat juga dianjurkan antara lain brokoli, susu, dan bayam.
Itulah pantangan makanan penyakit thalasemia & makanan sehat penyakit Thalasemia Klik disini
kata pencarian : pantangan makanan penyakit thalasemia .pantangan makanan penyakit thalasemia ,pantangan makanan penyakit thalasemiaCari di google : pantangan makanan penyakit stroke
Incoming search terms:
- makanan yang boleh dimakan oleh bayi yg menghidap thalasemia
- makanan untuk anak thalasemia
- keracunan zat besi pada thalasemia
- larangan makanan karna HB rendah?
- makanan yang boleh dimakan oleh bayi yg mengidap thalasemia
- pantangan hb tinggi
- pantangan obat bagi thalashemia minor














